Welcome to

Students Regiment Brawijaya University

Home / History

History

Sejarah Resimen Hahasiswa 803 Universitas Brawijaya

     Keberadaan Resimen Mahasiswa Universitas Brawijaya bermula dari diselenggarakannya  Suskapin (Kursus Kader Pimpinan)  Hansip Angkatan X di Jakarta pada tahun  1976, yang pada itu diadakan khusus bagi Resimen Mahasiswa Indonesia. Pada waktu itu, Pusat Cadangan Nasional (Puscadnas) Departemen Pertahanan dan Keamanan mengundang Propinsi Jawa Timur agar mengirimkan wakilnya. Kecuali Universitas Brawijaya Malang, dengan alasan disibukkan dengan kegiatan akademik perguruan tingginya masing masing, Propinsi Jawa Timur menolak untuk mengirimkan wakilnya.

     Atas prakarsa Rektor Universitas Brawijaya, waktu itu Prof. Dardji Darmodihardjo, SH, Universitas Brawijaya mengirimkan 3 (tiga) orang mahasiswanya, yaitu Mumung Gunawan  Marthasasmita, Hertien Widjajanti Goewandhi, dan Syukur Nur Alam. Sekalipun mereka datang terlambat dan dengan kondisi yang memperihatinkan, namun ketiga orang mahasiswa tersebut pada akhirnya,  September 1976, berhasil menyelesaikan pendidikan  dengan baik dan dapat dibanggakan mengingat mereka bertiga di Jakarta membawa nama Jawa Timur. Selesai mengikuti Suskapin, maka diadakan persiapan – persiapan untuk menyelenggarakan pendidikan dan latihan dasar Resimen Mahasiswa.

     Dengan perjuangan yang berat dan panjang, pada awal Agustus 1977 berhasil diselenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar Kemiliteran sebagai cikal bakal anggota Satuan Resimen Mahasiswa Universitas Brawijaya , yaitu:

  • Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (FH)       = 5 orang
  • Fakultas Ketatanegaraan  dan Ketataniagaan (FIA)          = 5 orang
  • Fakultas Ekonomi                                                                 = 5 orang
  • Fakultas Pertanian                                                                = 5 orang
  • Fakultas Peternakan  dan Perikanann (FaPet dan FPIK)  = 5 orang
  • Fakultas Kedokteran                                                             = 5 orang
  • Fakultas Teknik                                                                     = 5 orang

     Dengan bermodalkan alumni angkatan pertama ini yang kemudian dikenal sebagai  “Angkatan pioner “, maka Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dardji Darmodihardjo,SH, melalui Surat Keputusan tertanggal 2 September 1977, Nomor : 60/sk/1977, menetapkan struktur susunan dan organisasi Satuan Resimen Mahasisa Universitas Brawijaya dengan Komandan Batalyon yang pertama Mumung Marthasasmita dan wakilnya Bambang Haryono. Sejak itu, maka berdirilah Satuan Resimen Mahasiswa Universitas Brawijaya yang perkembangannya kemudian berganti nama menjadi Batalyon 803 Universitas Brawijaya, dan sekarang menjadi Satuan Resimen Mahasiswa 803 Universitas Brawijaya. Tanggal keluarnya Surat Keputusan Rektor itu kemudian tiap – tiap tahun diperingati sebagai hari jadi / lahirnya Satuan / Batalyon 803 Universitas Brawijaya Malang.

LAMBANG

Makna yang terkandung dalam Lambang Satuan 803

  1. Bintang Bersudut Lima : Melambangkan Jiwa Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa, mempunyai nilai keluhuran yang sejati.
  2. Buku Terbuka : Tekun menggali ilmu untuk memperoleh keahlian dan berpengetahuan luas serta berkemampuan mengorganisasi. Mengambil keputusan selalu berdasarkan perhitungan yang masak, bijaksana dan positif.
  3. Pena dan Senjata Melambangkan pengabdiannya, melakukan keselarasan antara ilmu pengetahuan dan ilmu             keprajuritan.
  4. Kapas : Merupakan kebutuhan dasar setiap manusia yaitu sandang sebagai salah satu syarat utama untuk mencapai kemakmuran.
  5. Kadga : Melambangkan selalu memegang teguh disiplin, jujur, rela berkorban, penolong sesama tanpa mengutamakan kepentingan pribadi, berjiwa luhur dan selalu waspada.
  6. Logo Universitas Brawijaya : Melambangkan dibawah naungan Universitas Brawijaya.
  1. Tata Warna
  1. Merah   : Keberanian.
  2. Putih     : Kesucian dan Kejujuran.
  3. Kuning  : Kejayaan, Keagungan, dan Keluhuran.
  4. Hijau     : Kemakmuran dan Kesuburan.
  1. Makna Semboyan pada Pita

“BHIRAWA YUDHA CENDIKIA”

  1. Bhirawa : Memiliki arti sesuatu yang melambangkan kesederhanaan, ketangkasan, keberanian dan kesahajaan.
  2. Yudha     : Perang
  3. Cendikia : Tajam pikiran; lekas mengerti (kalau diberi tahu sesuatu); cerdas; pandai; Cepat mengerti situasi dan pandai mencari jalan keluar (pandai menggunakan kesempatan); cerdik; Terpelajar; cerdik pandai; cerdik cendekia: kaum cerdik.

Tanggal  02 – 09 – 1977 dibawah logo Univ. Brawijaya merupakan tanggal kelahiran Satuan Resimen Mahasiswa 803 Universitas Brawijaya.

 

Bhirawa Yudha Cendikia

>> <<