est.1977 Bhirawa yudha cendikia
Ditulis pada tanggal 1 September 2020, oleh admin, pada kategori Berita, Kegiatan, Pengumuman

Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan ( Kemenhan) Bondan Tiara Sofyan mengatakan, program Komponen Cadangan ( Komcad) yang melibatkan masyarakat sipil dalam pertahanan negara bukan upaya negara menggelar wajib militer. “Komcad itu bukan wajib militer. Komcad adalah untuk memperkuat komponen utama (pertahanan) TNI,” ujar Bondan di kantor Kemenhan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Bondan menjelaskan, Komcad sendiri memiliki klasifikasi peserta dari usia 18-35 tahun. Bagi mereka yang sudah memenuhi klasifikasi dan persyaratannya, nantinya dilanjutkan dengan seleksi dan pelatihan Komcad selama tiga bulan. “Setelah itu kemudian baru diangkat Komcad. Setelah itu kembali ke profesi semula,” kata dia. Baca juga: Menhan: RUU Komcad Tak Haruskan Warga Negara Ikut Wajib Militer Diberitakan sebelumnya, Kemenhan menargetkan sebanyak 25.000 generasi milenial bergabung dalam Komcad pertahanan negara. “Harapannya seperti itu (rekrut 25.000 milenial). Apakah nanti akan tercapai dalam berapa tahun, nanti tergantung anggarannya,” ujar Bondan Tiara Sofyan. Dia menjelaskan, perekrutan warga sipil dalam Komcad berdasarkan Undang-Undang tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN). Komcad disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama atau TNI dalam menghadapi ancaman militer.

https://nasional.kompas.com/read/2020/02/21/10010681/kementerian-pertahanan-tegaskan-komponen-cadangan-bukan-wajib-militer?page=all.

Back to top